Copyright © FLOWER POWER ✿✿✿
Design by Dzignine
Minggu, 03 Februari 2013

NostalGame: Bishi Bashi Special

Saya kira sebagian besar gamer setuju bahwa seyogyanya game memang diciptakan untuk menghadirkan sedikit atmosfer kesenangan bagi mereka yang memainkannya. Terlepas dari efek yang justru seringkali terjadi sebaliknya, game adalah sesuatu yang harus diakui diperlukan manusia untuk tetap menikmati hidup. Tetapi sayangnya, para pemaku kepentingan di industri game justru mulai melupakan hal yang essensial tersebut. Yang mereka pikirkan hanyalah bagaimana menghadirkan game dengan kualitas grafis sempurna, cerita yang kompleks, gameplay yang rumit, dan menjualnya sebanyak mungkin. Apakah kita sudah kehilangan arah?
Salah satu game yang menghadirkan kesederhanaan dengan gameplay paling menyenangkan dari semua yang saya pernah mainkan adalah BISHI BASHI SPECIAL. Game buatan Konami di tahun 2000 untuk Playstation ini mampu menghadirkan pengalaman bermain yang maksimal tanpa mengusung berbagai tetek-bengek yang berusaha dijual perusahaan game di masa kini. Sederhana, menyenangkan, adiktif, dan memorable adalah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan game ini.
Saya masih ingat bagaimana ketika game ini pertama kali masuk ke dalam koleksi Playstation dulu. Karena seringnya teman-teman sekolah menjadikan rumah saya sebagai tempat berkumpul, tidak ada yang lebih menyenangkan selain menjalin keakraban dengan memainkan Bishi Bashi Special bersama-sama. Suasana pun dipastikan selalu menyenangkan. Membicarakan masalah yang serius seputar pelajaran atau gosip-gosip kecil tentang romansa masa sekolah menjadi bumbu penyedap memainkan game ini. Game ini selalu menghadirkan tawa!

Gabungan Dua Buah Game

Bishi Bashi Special sebenarnya merupakan kombinasi dua buah game dalam satu disc permainan: Super Bishi Bashi dan Hyper Bishi Bashi. Pada dasarnya kedua game tersebut merupakan game yang serupa. Bagi yang belum pernah mengenal Bishi Bashi, game ini merupakan kumpulan-kumpulan mini game yang menghadirkan tema yang lucu dan yang pastinya mampu menghadirkan suasana kompetisi yang menyenangkan. Bishi Bashi terbagi atas 3 jenis permainan: permainan yang mengandalkan kecepatan, mengandalkan konsentrasi (warna), dan yang mengandalkan ketangkasan tangan. Semua hal tersebut dipadukan dengan gambar, pewarnaan, dan karakter yang boleh dikatakan konyol.
Super Bishi Bashi boleh dikatakan sebagai Bishi Bashi yang jauh lebih sederhana, kualitas gambar yang buruk, tanpa kehadiran karakter, dan jenis permainan yang lebih sedikit. Ada cukup banyak permainan yang membuat saya jatuh cinta dengan Super Bishi Bashi. Salah satu yang menjadi favorit tentunya permainan mengocok kaleng bir dan meluncurkannya ke angkasa. Kecepatan yang diperlukan untuk melakukannya memang adiktif, apalagi ketika Anda memainkannya bersama dengan teman-teman lain untuk sekedar kompetisi ringan. Permainan yang serupa seperti mengeluarkan isi pensil dan memacu mobil dengan tenaga soda juga mengusung gaya yang sama.


Hyper Bishi Bashi adalah pilihan utama saya ketika memainkan Bishi Bashi Special. Kita tidak sedang membicarakan tampilan grafis yang lebih baik, namun hadirnya karakter yang mempresentasikan player serta jenis permainan yang lebih jauh lebih banyak dibandingkan Super Bishi Bashi. Kekonyolan dan gelak tawa dibangun dari permainan-permainan yang terlihat kocak dan tak masuk akal. Ah..saya benar-benar jatuh cinta dengan game yang satu ini sampai sekarang.
Saya berani mengatakan bahwa Bishi Bashi merupakan game yang tidak bercela dan hampir sempurna. Ketika kita memainkan game seperti ini, kita tidak lagi memikirkan masalah grafis, soundtrack, dan sebagainya. Yang ada di otak hanyalah keinginan untuk bersenang-senang dan sekedar melepas stres melalui mini games yang ditawarkan oleh game ini. Memainkannya bersama orang lain membuat game seperti ini semakin menarik untuk dimainkan. Jarang sekali saya menemukan teman yang marah karena kalah berkompetisi di Bishi Bashi, yang terjadi malah lebih banyak tawa yang tercipta. Berbeda jika Anda memainkan game seperti Winning Eleven 4 misalnya, dimana saya pernah menemui teman yang memecahkan keping disc-nya karena terlalu sering kalah di Master League.
Implikasi serius memainkan Bishi Bashi Special hanya 2, yakni kehilangan sense of time dan hancurnya joystick yang digunakan. Mulai memainkan game berarti bersiap-siap untuk menghadapi dua masalah yang pasti terjadi ini. Anda akan lupa waktu dan mengeluarkan dana ekstra untuk membeli joystick yang baru. Beli stik palsu? Mungkin hanya akan berfungsi selama 6 jam ketika Anda mulai memainkan Bishi Bashi.

Mini Game Apa yang Termudah di Bishi Bashi?


Bukannya bermaksud menyombongkan diri, tapi saya hampir menguasai semua permainan di Bishi Bashi dan mampu menyelesaikannya tanpa ada cacat satupun (ini namanya menyombongkan diri!). Jadi tidak mengherankan jika banyak teman yang bertekuk lutut menyembah saya jika memainkan mode dua player dan memutuskan untuk berkompetisi. Dalam mode 7 ronde, kemenangan 5-2 adalah hasil minimal yang biasa saya dapatkan (mulai lupa diri!). Anyway, back to topic, mini game apa yang termudah di Bishi Bashi Special ini?
Hampir semua mini game memiliki gameplay yang mudah. Anda hanya perlu menekan beberapa tombol dengan tepat atau cepat, itu saja. Beberapa di antaranya memang membutuhkan konsentrasi tinggi, namun penggunaan warna tombol pada stick Playstation untuk memberikan clue sudah terhitung mempermudah semuanya. Favorit saya? Karate, Pie, dan Fishing. Saya menyukai semuanya.

Mini Game Apa yang Tersulit di Bishi Bashi?


Walaupun hampir semua mini game yang ada mudah dimainkan, namun hingga saat ini ada dua buah mini game yang belum bisa saya kuasai. Yakni Perm dan Cook.
Di Perm, Anda akan berperan sebagai penari Afro yang sedang pentas di depan panggung. Sang instruktor memberikan instruksi melalui ketukan nada tertentu dan Anda harus mengikutinya dengan menekan tombol X secara  berirama. Memainkan mini game ini berkali-kali sama sekali tidak membuat saya lebih hebat memainkannya. Mini Games ini memang menyenangkan, namun juga membuat frustrasi.
Yang kedua adalah COOK. Bukannya memasakan makanan secara langsung, Anda diminta untuk memasak makanan dengan menggunakan slot machines. Boleh dibilang, bahwa mini games ini benar-benar mengandalkan keberuntungan semata. Sulit sekali.

Sensasi Setelah Memainkannya Kembali

“Buat Nostalgame kali ini, gua mau bikin soal Bishi Bashi”, itu yang saya katakan kepada teman-teman kantor yang lain. Responnya luar biasa. Mereka yang pernah memainkannya game ini di masa Playstation dulu langsung memberikan komentar yang positif. Yang pastinya mereka semua ingin memainkan game ini kembali dan meminta saya untuk bertanding melawan mereka. Saya pun menyanggupinya.
Bishi Bashi Special hingga kapapun memang akan jauh lebih seru jika dimainkan oleh dua orang player dengan semangat kompetisi ringan di dalamnya. Suasana di ruang gaming kantor seketika menjadi menyenangkan dan penuh tawa ketika Bishi Bashi ini dimainkan. Stress yang terasa karena hendak mengejar artikel tertentu pun terasa lenyap sementara. Sangat sulit untuk menggambarkan bagaimana game ini menyajikan momen-momen yang nostalgic namun sekaligus juga menghadirkan kegembiraan bagi siapapun yang memainkannya. Berbicara tentang kompetisi, (ehm..) saya masih mampu mengalahkan semua teman kantor yang mengajak berkompetisi walaupun sudah lama tidak memainkannya (tetap sombong!).
Jika Anda punya waktu luang, Bishi Bashi Special benar-benar sebuah game yang pantas untuk dimainkan kembali, sekedar untuk menghilangkan kepenatan aktivitas sehari-hari. Gelak tawa yang dihadirkan mampu menutup rasa kesal dan marah yang mungkin kita dapatkan dari bekerja atau mungkin dari sekolah. Saya merekomendasikan Anda untuk memainkan game ini kembali.

Editors Say

Yufianto Gunawan said “Bishi Bashi Special cukup populer di saat-saat akhir zaman SD saya. Game ini adalah salah satu casual game yang sering saya mainkan ketika berkumpul bersama teman-teman. Banyaknya mini game dalam game ini membuat game ini tidak terasa membosankan. Terlebih bila dimainkan bergantian.”
Patrick Gerard Van Diest said, “Bishi Bashi adalah salah satu game favorit saya di Playstation 1. Gameplay-nya sebenarnya meaningless namun sangat adiktif. Saya biasanya main dengan adik dan sepupu-sepupu saya. Game ini cocok dijadikan stress test untuk kontroller PS1. Sudah beberapa bangkai kontroller berserakan akibat seringnya digunakan kami dalam memainkan game ini.”
Gatot Tri Yuwono said, “Saat diminta tentang game bishi bashi, saya jadi teringat kenangan masa lalu. Saya pertama kali mengenal dan memainkan game bishi bashi adalah saat SMA di rental Playstation. Mencoba game ini merupakan kesalahan terbesar karena membuat saya jadi ketagihan. Gameplay sederhana sekaligus unik dan lucu merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh game ini. Bahkan game ini semakin seru jika dimainkan oleh beberapa orang karena pasti selalu menimbulkan gelak tawa. Di era gaming yang makin canggih, ternyata bishi bashi masih merupakan game yang sangat layak untuk dimainkan. Bahkan saya berharap ada bishi bashi lainnya yang dirilis di masa depan.”
Dimas Galih Windujati said, “Menurut saya, Bishi Bashi merupakan sebuah game ‘gokil’ pertama yang pernah saya mainkan di sebuah mesin konsol. Karena ke-‘gokil’-annya, game ini menyita waktu saya selama sebulan penuh! Dan karena kegokilannya pula, game ini adalah satu-satunya game yang paling diterima oleh keluarga dan rekan saya, baik dari kalangan gamer maupun non-gamer, dari usia sangat mudah sampai tua. Hasilnya? Gelak tawa dan keceriaan. Saya berharap game seperti ini dikembangkan pada konsol berikutnya.”

Sumber: http://www.jagatreview.com

0 komentar:

Posting Komentar